Tampilkan postingan dengan label pempek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pempek. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Juni 2012

Tekwan Kering Aneka Bentuk

Yang pengen menu istimewa buat Arisan, atau acara apa aja coba hidangkan tekwan yuks..

Selain enak sehat dan mudah tentunya dalam pengolahannya.
bunga, bintang

mangkok

dalam kemasan

siap dinikmati


 Harga:
Eceran  Rp. 40.000
  • isi 1/2kg plus bumbu kering & lengkap dengan cara penyajian

 PAKET  Rp. 70.000
  • isi 2 bungkus @1/2kg
  • 2 bungkus bumbu kering & lengkap dengan cara penyajian.
  • Total Berat -/+ 1Kg

PAKET  Rp. 130.000
  • isi 4 bungkus @1/2kg
  • 4 bungkus bumbu kering & lengkap dengan cara penyajian.
  • Total Berat -/+ 2Kg

Dengan harga dan kualitas yang sama tinggal pilih bentuk bintang atau bunga, mangkok, bulat, pipih atau cubit




3 Langkah mudah menikmati pempek Palembang

Dear penikmat pempek semua,
Pengen merasakan nikmatnya pempek Palembang yg sudah kesohor?
Gak pake mahal, gak pake ribet... dijamin HALAL dan gak pake pengawet atau Arak
Hanya dengan 3 langkah mudah pesan, bayar, maka kami akan kirimkan untuk anda

1. Pempek Lenjer, pempek telur kecil @ Rp 3.500

Tersedia Paket :

Qty Price (Rp)
Paket I 20 70.000
Paket II 30 100.000
Paket III 45 150.000
Paket IV 60 200.000
Paket V 100 320.000




2. Pempek Kapal Selam (Telur Besar) @ Rp 15.000




3. Pempek Lenjer Besar @ Rp 25.000



Pesanan bisa melalui:
SMS ke 07119181999 (Lastie)
Mail/ YM : pempek_mang_agus@yahoo.co.id


Note : - Untuk sementara luar kota hanya melayani Jabodetabek
          - Ongkir per kg = Rp 15.000 (selengkapnya cek disini ! )
          - Kelebihan Ongkos kirim anda akan dikembalikan

Rabu, 06 Juni 2012

Menyimpan dan Menyajikan Pempek

Saran penyimpanan :
Segera masukkan pempek  yang telah anda terima ke dalam lemari pendingin (FREEZER)
untuk menjaga kesegaran dan citarasanya apabila pempek tersebut tidak langsung akan dikonsumsi.
Pempek beku dapat bertahan kurang lebih dua minggu sejak tanggal pembuatan dengan penyimpanan yang baik.

Pengolahan serta penyajian:
Keluarkan pempek  beku dari dalam lemari pendingin (FREEZER)
Rendam pempek  menggunakan air dengan suhu normal,diamkan sebentar dan biarkan mencair alami
Setelah mencair dengan sempurna,segera cuci bersih pempek tersebut
Rebus / kukus beberapa saat, tiriskan
Setelah itu pempek bisa digoreng atau langsung disajikan bersama cuko

Aneka Jenis Pempek

Pada awalnya pempek dibuat dari ikan belida. Namun, dengan semakin langka dan mahalnya harga ikan belida, ikan tersebut diganti dengan ikan gabus yang harganya lebih murah, tetapi dengan rasa yang tetap gurih. Pada perkembangan selanjutnya, digunakan juga jenis ikan sungai lainnya, misalnya ikan putak, toman, dan bujuk. Dipakai juga jenis ikan laut seperti Tenggiri, Kakap Merah, parang-parang, ekor kuning, dan ikan sebelah.

Bagi anda yang berasal dari Palembang, atau paling tidak pulau Sumatera, pasti tidak asing dengan istilah lenjer, pastel, adaan, keriting, kapal selam, ataupun model dan tekwan.
Namun dilain sisi temen-temen yang bukan dari Palembang atau Sumatera Selatan mungkin keheranan mendengar istilah-istilah seperti kapal selam, lenjer, keriting, model dan tekwan.
Umumnya pempek dibagi berdasarkan dua ukuran yakni pempek kecil dan pempek besar (sama saja seperti martabak ada yang besar ada yang kecil ). Pempek besar terdiri dari umumnya terdiri dari dua macam pempek yakni pempek kapal selam, dan pempek lenjer besar. Sedangkan golongan pempek kecil memiliki lebih banyak macam yakni pempek adaan, pempek lenjer kecil, pempek keriting, pempek pastel dan pempek telur atau kapal selam kecil.

Dari satu adonan pempek, ada banyak makanan yang bisa dihasilkan, bergantung baik pada komposisi maupun proses pengolahan akhir dan pola penyajian. Di antaranya adalah Laksan, Tekwan, Model, dan Celimpungan.
Laksan dan celimpungan disajikan dalam kuah yang mengandung santan; sedangkan model dan tekwan disajikan dalam kuah yang mengandung kuping gajah, kepala udang, dan bumbu lainnya. Selain lezat aneka makanan ini juga sehat dan memiliki nilai gizi tinggi.

Nah, sekarang kalau jalan-jalan ke Palembang jangan cuma pempek aja cobain juga ya aneka makanan lainnya
http://nutrisiuntukbangsa.org/jelajah-gizi-2-2/


Sejarah Pempek

Pempek atau Empek-empek adalah makanan khas Palembang yang terbuat dari ikan dan sagu. Sebenarnya sulit untuk mengatakan bahwa pempek pusatnya adalah Palembang karena hampir di semua daerah di Sumatera Selatan memproduksinya.
Penyajian pempek ditemani oleh saus berwarna hitam kecoklat-coklatan yang disebut cuka atau cuko (bahasa Palembang). Cuko dibuat dari air yang dididihkan, kemudian ditambah gula merah, udang ebi dan cabe rawit tumbuk, bawang putih, dan garam. Bagi masyarakat asli Palembang, cuko dari dulu dibuat pedas untuk menambah nafsu makan. Namun seiring masuknya pendatang dari luar pulau Sumatera maka saat ini banyak ditemukan cuko dengan rasa manis bagi yang tidak menyukai pedas. Cuko dapat melindungi gigi dari karies (kerusakan lapisan email dan dentin). Karena dalam satu liter larutan kuah pempek biasanya terdapat 9-13 ppm fluor. satu pelengkap dalam menyantap makanan berasa khas ini adalah irisan dadu timun segar dan mie kuning.
Jenis pempek yang terkenal adalah “pempek kapal selam”, yaitu telur ayam yang dibungkus dengan adonan pempek dan digoreng dalam minyak panas. Ada juga yang lain seperti pempek lenjer, pempek bulat (atau terkenal dengan nama “ada’an”), pempek kulit ikan, pempek pistel (isinya irisan pepaya muda rebus yang sudah dibumbui), pempek telur kecil, dan pempek keriting.
Pempek bisa ditemukan dengan gampang di seantero Kota Palembang. Ada yang menjual di restoran, ada yang di gerobak, dan juga ada yang dipikul. Juga setiap kantin sekolah pasti ada yang menjual pempek. Tahun 1980-an, penjual pempek biasa memikul 1 keranjang pempek penuh sambil berkeliling Kota Palembang jalan kaki menjajakan makanannya.
Menurut sejarahnya, pempek telah ada di Palembang sejak masuknya perantau Cina ke Palembang, yaitu di sekitar abad ke-16, saat Sultan Mahmud Badaruddin II berkuasa di kesultanan Palembang-Darussalam. Nama empek-empek atau pempek diyakini berasal dari sebutan “apek”, yaitu sebutan untuk lelaki tua keturunan Cina.
Berdasarkan cerita rakyat, sekitar tahun 1617 seorang apek berusia 65 tahun yang tinggal di daerah Perakitan (tepian Sungai Musi) merasa prihatin menyaksikan tangkapan ikan yang berlimpah di Sungai Musi yang belum seluruhnya dimanfaatkan dengan baik, hanya sebatas digoreng dan dipindang. Ia kemudian mencoba alternatif pengolahan lain. Ia mencampur daging ikan giling dengan tepung tapioka, sehingga dihasilkan makanan baru. Makanan baru tersebut dijajakan oleh para apek dengan bersepeda keliling kota. Oleh karena penjualnya dipanggil dengan sebutan “pek … apek”, maka makanan tersebut akhirnya dikenal sebagai empek-empek atau pempek

Lapak Baru Pempek Iwak Gabus

Posting Perdana di lapak baru :)

Sehubungan lapak terdahulu pindah ke lapak baru, dengan ini kami resmi menempati lapak ini dengan nama yang sama tentunya dengan kualitas tetap terjaga.
Kami hadir untuk memuaskan kecintaan rekan-rekan sekalian akan kekayaan kuliner Palembang yang sudah melegenda.

Pempekiwakgabus "Mangcek Agus"

Pempek Iwak Gabus Mangcek Agus

Jl. Mr. Sudarman Ganda Subrata 1672
Palembang-Sumatera Selatan 30130
Email & Facebook: pempekgendum@gmail.com atau butiksongket@gmail.com
Telp/Esia Messenger : 0711 9181999 – lastie
YM : pempek_mang_agus@yahoo.co.id
 

Semoga rekan-rekan dan pecinta kuliner Palembang semua dapat kami layani dengan lebih baik dan
Selamat datang kembali dan semoga puas dengan pelayanan kami

Salam,
Mang Agus & Lastie